Derita GUE
Entah apa yang ada di fikiran mereka ? padahal mereka enak sekali hidupnya. Terjamin negara, fasilitas hidup ada, mobil ada, bahkan kebutuhan peralatan globalisasi pun ada. Rumah mereka layaknya rumah seorang raja yang otoriter, bila memasukinya bak surga dunia. Dari barang murah sampai mahal semuanya pun dibelinya. Tujuan mereka sebenarnya banyak, sampai-sampai ilmu matematika tak dapat menjangkau. Pertama, duduk dulu di kursi yang tak terasa kerasnya kayu yang menopangnya. Kedua, mengembalikan kertas berharga yang telah dibagikannya kepada saudaranya untuk suatu suara hati. Ketiga, mungkin mengimport kekayaannya dengan berbagai cara. Cara orang-orang tengik, dan masih banyak lagi di sela-selanya
Umurku belum genap 17 tahun, mungkin tinggal beberapa minggu lagi genapnya. Tapi dalam hatiku kadang risau dengan pemikiranku tadi. Apakah pantas membicarakan politik ? sedangkan usiaku masih dibilang belum cukup. Namun, aku berfikiran lain.
“masa berpendapat tentang politik saja harus diatas 17 tahun. Lu kira tontonan orang dewasa yang ada peraturannya.”
Pertimbangan tersebut yang membuat ku sampai saat ini belum berani menggagaskan pendapat tersebut.
Sekarang ini aku menimba ilmu di sekolah yang cukup favorit di kabupaten, bahkan Indonesia. Ya, sekolahku memang menerapkan sebuah sistem dimana siswa yang berperan dalam pembelajaran. Mencari sumber sendiri, siswa mampu memecahkan masalah dengan diskusi, selalu bertanya. Mungkin, orang yang EQnya tinggi menyatakan pendapatnya yang sangat bertentangan dengan sistem tadi
Pertama “ siswa mencari sumber pembelajaran sendiri, namun ada pepatah ilmu tanpa teori buta..ilmu tanpa pendamping katarak.”. Kedua “lah.. orang diskusi hanya ngrumpi, menyelesaikan masalahnya dengan pacar.”. Ketiga “selalu bertanya iya bagus, tapi banyak bertanya malu-maluin keleeuus!” bentak orang-orang jenius tadi bila dalam tensi tinggi. Mungkin karena kesal atas kehidupannya.
Bisa dikatakan saya sekolah setingkat SMA, menurut saya apalah gunanya sekolah setinggi-tingginya, hingga harus punya rumah ukuran kecil untuk yang dipungut pajak setiap bulannya. Padahal dari sekolah dasar tidak ada kemajuan prestasi malah menurun dari SMP. Yang mungkin karena pergi gelap pulang gelap, ya.. kebanyakan kegiatan di sekolah, ada motto saya “sekolahku rumahku”. Jujur sekolah hal dunia lebih berbobot dari pada sekolah dalam hal akhirat. Sholat selalu lima waktu, masalahnya mengaji sering bolong. Al-qur’an kan panduan untuk hidup di jalan yang lurus, tapi sejak sekolah dengan sistem tadi saya lebih sering membaca buku dalam hal dunia saja. Tapi untung skolahku mengadakan ngaji bareng sebelum pelajaran dimulai. Bukannya saya menyalahkan pihak sekolah, tapi mereka-merekalah yang memproduksi sistem ini, yang menyamakan siswa dengan karyawan kantor. Dari segi fisik dan psikolog beda. Siswa yang dalam masa pertubuhan harus memanggul tas seberat sekarung beras bulog dari jam 7 sampai 3.45 sore. Masih jernihkah fikiran mereka-mereka yang menciptakan sistem ini di sekolah tingkat SMA, yang baru lima sekolah di kabupaten Tegal yang baru menerapkannya.
“Wan, pulang yuk, sudah sore nih” “ayo, cepat.. cepat keburu ga dapet bis”jawabnya. Memang gampang gampang susah untuk pulang menggunakan bis ukuran kecil sampai besar untuk perjalanan sejauh 25 km. Kadang bis kecil atau orang menyebutnya elp, menurunkan penumpang tidak sampai tujuan. “ya .. turun turun turun dah habis”alasan kondektur. Susahnya saya harus menghafal bis dengan jurusan yang mampu berjalan sejauh 25 km. Kadang bis besar yang pasti mampu menempuh 25 km, namun harus menunggu 15 menit di terminal. Bisnya sih bagus bagus nggak jelek jelek sih nggak, susah menjelaskannya. Saat karyawan dan anak sekolah pulang, bis dengan kondektur tak beretika, selayaknya dikatakan mobil yang membawa ayam dalam kandang. Manusia seperti ayam saat itu, semuanya kaya ayam yang saling bergelombolan, tidak memeperhatikan kodrat sebagai manusia dan juga wanita.” Waah.... dalam bis kok ada barisan orang-orang yang kurang beruntung mendapatkan kursi duduk.... kasihan”di benakku saat aku duduk nyaman di deretan kursi bis. Iswan, kawan saya yang selama dua tahun ini bersama saya, hanya bisa menggeleng-geleng panorama dalam bis di depan matanya.
Saya bertanya kepada Iswan”Wan, kapan sih di Indonesia memiliki transportasi umum seperti di Jepang ?” “tak usah jauh-jauh, seperti Malaysia saja kalau aspal jalan tidak terus bolong.”sautnya “betul.. betul..betul”saya menyambung.
Yang sangat memebuat saya merah sama bis bis gadungan itu, kalau supir dan kondekturnya pagi-pagi nongkrong di warung makan. Sebelumnya saya berangkat dari rumah lebih pagi dari biasanya, namun karena ulah sopir dan temannya itu mengharuskan saya duduk di kursi bis selama 15 menit. Jadi sebenarnya bukan salah siswa yang datang terlambat. Seorang gurulah yang tidak mengerti perjuangan mereka dari mengangkat kaki dari teras rumahnya sampai melangkah kaki ke depan gerbang sekolahnya.
Beda dengan anak sekolah lain. Kalau maghrib saya pulang sekolah, tapi teman saya pulang main sepak bola. Mandi pun kadang tak kesampaian, “ ya sudahlah sholat langsung belajar”. Saat belajar banyak berita di televisi yang terdengar di ruang tamu, sangkin kerasnya volume tv tersebut, bahwa politikus rata-rata melakukan pesugihan ngepet tikus, itu bahasa kerennya melakukan korupsi. Ada lagi para wakil rakyat melakukan rapat, rapatnya hanya main selfi, main game online dalam gadgetnya. “wah kurang apalagi sih mereka , orang hidup sudah enak..!” singgung saya. Sebenarnya dalam masyarakat saya prihatin dengan keadaan negara ini. Ada kasus orang mencuri ayam dikenai denda 5 juta, padahal satu ayam hanya seratu hingga dua ratus ribu. Dibidang hukum pun ana penggelapan uang. “Wakil rakyat yang harusnya dari rakyat untuk rakyat oleh rakyat. Sekarang wakil rakyat dari dari kalangan pejabat, untuk dirinya , oleh dirinya.” orang yang di percaya banyak orang dalam menata tatanan negara kini hanya menghadap ke atas, tidak menolehnya ke bawah. Itulah santapan fenomena di Indonesia tercinta ini.
Dalam hati saya terdapat sepercik api yang membara, mengharapkan seluruh bangsa yang bersatu bertemu wakil-wakil tengik dan bermusyawarah bersama untuk menambal lubang-lubang ketatanan politik ekonomi dan negara. Agar tidak ada lagi sistem rodi untuk anak sekolah, tidak ada ayam dalam bis-bis gadungan, serta tidak ada lagi pesugihan ngepet tikus oleh yag berdasi di sana. Amiiin ...
Agar tidak ada lagi siswa yang di pekerjakan seperti rodi yang selalu mencari materi sendiri, mencari permasalahan sendiri, semuanya serba sendiri. Agar tidak ada lagi ayam gerobolan di dalam bis-bis gadungan, agar tidak ada pencuri ayam lagi serta agar tidak ada lagi pesugihan ngepet tikus oleh orang yang berdasi. Tapi semuanya kembali kepada kita, karena kita hidup tidak sendirian. Ada orang lain yang mungkin berbeda asumsi di sekitar kita.
“nggak apa-apa lah saya rela berdesak-desakan di ranjang bis ini asal, semua orang mendapatkan kenyamanan.....”
Sunday, December 27, 2015
Adm. Server Kelas XI : KONFIGURASI MAIL SERVER
#catatan dns dan web server sudah di setting
dengan postfix
1. Masukan DVD 2 Linux Debian 6.0.5 i386
2. apt-cdrom add
3. apt-get install postfix courier-imap courier-pop
4. Masukan DVD 1 Linux Debian 6.0.5 i386
5. Postfix Configuration -> Internet Site -> tkjsmea.net
6. Masukan DVD 2 Linux Debian 6.0.5 i386
7. Configuring courier-base -> No
8. maildirmake /etc/skel/Maildir
9. Buat 2 user baru gunakan perintah
adduser (namauser)
10. nano /etc/postfix/main.cf
tambahkan di baris terakhir
home_mailbox = Maildir/
11. dpkg-reconfigure postfix
General Type of Mail Configuration : Internet Site
System Mail Name : tkjsmea.net (isi dns dengan DNS server yg sudah di buat sebelumnya)
Root and postmaster mail recipient :
Other destination to accept... :
Force synchronous updates... : No
Local Networks : 127.0.0.0/8 [::ffff:127.0.0.0]/104 [::1]/128 0.0.0.0/0
Use Procmail for local delivery : No
Mailbox size limit (bytes) : 0
Local address extension character : +
Internet protocols to use : ipv4
12. /etc/init.d/postfix restart
/etc/init.d/courier-imap restart
/etc/init.d/courier-pop restart
13. telnet tkjsmea.net 25
mail from: (isi user yg akan mengirim)
rcpt to: (isi user yg akan dituju)
data
(isi pesan sesuai kebutuhan)
. (tanda titik kemudian tekan enter)
quit
14. telnet tkjsmea.net 110
user [spasi] (isi user yang baru saja di kirimi email)
pass (isi password user yang baru saja di kirimi email)
stat
retr 1
PADA SQUIRRELMAIL
dengan postfix
1. Masukan DVD 2 Linux Debian 6.0.5 i386
2. apt-cdrom add
3. apt-get install postfix courier-imap courier-pop
4. Masukan DVD 1 Linux Debian 6.0.5 i386
5. Postfix Configuration -> Internet Site -> tkjsmea.net
6. Masukan DVD 2 Linux Debian 6.0.5 i386
7. Configuring courier-base -> No
8. maildirmake /etc/skel/Maildir
9. Buat 2 user baru gunakan perintah
adduser (namauser)
10. nano /etc/postfix/main.cf
tambahkan di baris terakhir
home_mailbox = Maildir/
11. dpkg-reconfigure postfix
General Type of Mail Configuration : Internet Site
System Mail Name : tkjsmea.net (isi dns dengan DNS server yg sudah di buat sebelumnya)
Root and postmaster mail recipient :
Other destination to accept... :
Force synchronous updates... : No
Local Networks : 127.0.0.0/8 [::ffff:127.0.0.0]/104 [::1]/128 0.0.0.0/0
Use Procmail for local delivery : No
Mailbox size limit (bytes) : 0
Local address extension character : +
Internet protocols to use : ipv4
12. /etc/init.d/postfix restart
/etc/init.d/courier-imap restart
/etc/init.d/courier-pop restart
13. telnet tkjsmea.net 25
mail from: (isi user yg akan mengirim)
rcpt to: (isi user yg akan dituju)
data
(isi pesan sesuai kebutuhan)
. (tanda titik kemudian tekan enter)
quit
14. telnet tkjsmea.net 110
user [spasi] (isi user yang baru saja di kirimi email)
pass (isi password user yang baru saja di kirimi email)
stat
retr 1
PADA SQUIRRELMAIL
- apt-get install squirrelmail
- nano /etc/apache2/apache2.conf
- paling bawah tambahkan " Include /etc/squirrelmail/apache.conf "
- nano /etc/squirrelmail/apache.conf
- hapus tanda # dari <virtual....... sampai </virtual.....
- pada <virtualhost 1.2.3.4> (diganti) >>> <virtualhost *:80>
- pada Servername mail.tkjsmea.net (diganti spt itu)
- /etc/init.d/apache2 restart
- masuk ke squirrelmail "links mail.tkjsmea.net"
- login
Monday, December 14, 2015
PROGRAM FUNGSI REQUIRESHEET (SKRIP C++ )
BERIKUT SKRIP C++ PROGRAM FUNGSI
#include <iostream.h>
#include <string.h>
//prototipe fungsi
long faktorial(int m);
int main()
{
cout<<"4! = "<<faktorial(4)<<endl;
cout<<"10! = "<<faktorial(10)<<endl;
return 0;
}
long faktorial(int m)
{
if(m==0)
return 1;
else
return m * faktorial (m-1);
}
HASIL OUTPUTNYA
#include <iostream.h>
#include <string.h>
//prototipe fungsi
long faktorial(int m);
int main()
{
cout<<"4! = "<<faktorial(4)<<endl;
cout<<"10! = "<<faktorial(10)<<endl;
return 0;
}
long faktorial(int m)
{
if(m==0)
return 1;
else
return m * faktorial (m-1);
}
HASIL OUTPUTNYA
Sunday, December 13, 2015
About Windows Server 2003
ADMINISRASI
USER DAN GROUP
1. User Account
Setelah sistem operasi Windows Server 2003
selesai diinstalasi, pengguna telah dibuatkan dua user dan beberapa group
secara default. User yang telah disediakan adalah Administrator dan Guest. User
Administrator merupakan anggota dari group Administrators yang berkuasa penuh
atas manajemen jaringan, sedangkan user Guest adalah anggota dari group Guest
yang tidak memiliki kekuasaan seperti Administrators dan bahkan secara default
masih dinonaktifkan (disabled).
Beberapa
account dapat digabungkan dalam satu atau lebih group. Fungsi group adalah
menggolongkan account ke dalam kelompok-kelompok tertentu sesuai dengan hak
yang akan diberikan. Biasanya account yang berada dalam satu group memiliki hak
akses yang sama terhadap sumber daya jaringan tertentu. Dengan menggunakan
group tersebut maka pekerjaan administrator akan menjadi lebih mudah, karena
hak akses cukup diterapkan terhadap suatu group daripada harus menetapkan
policy satu per satu untuk tiap account.
Representasi seorang pengguna dalam
sebuah jaringan
2. Group Account
Group account merupakan sekumpulan user
account, di dalamnya dapat terdiri dari user account atau group account lainnya. Jadi tidak
ada halangan suatu group beranggotakan group lain. Sebagaimana
telah diterangkan sebelumnya, group account sangat memudahkan pengaturan
jaringan karena policy yang diterapkan di suatu group akan diterapkan pula.terhadap
anggota group tersebut. Dengan demikian, maka user yang memiliki hak yang sama
dapat dikelompokkan dalam satu group
ü Administrators merupakan group yang memiliki kekuasaan
tertinggi dan dapat mengontrol seluruh fasilitas kemampuan Windows Server 2003.
User yang telah dibuatkan untuk menjadi anggota group ini adalah
Administrator.
ü User
merupakan group default bagi setiap account user yang
dibuat di server. Setiap user yang dibuat secara otomatis dimasukkan sebagai
anggota group ini. Anggota groupini hanya dapat menjalankan program
aplikasi, mengelola file dan direktori, menggunakan printer dan membuat profil
miliknya sendiri. Anggota group ini juga tidak dapat logon pada komputer
server, melainkan harus melalui workstation, kecuali telah diberi hak untuk
logon pada server.
ü Operator
Backup Anggota dari group ini dapat
melakukan proses backup file dan direktori dari server serta mengembalikannya
kemudian (restore). Anggota group ini juga dapat logon pada server dan
melakukan proses shutdown server.
ü Power Users adalah jenis user komputer yang paling tinggi tingkat kompleksitas dan
tingkat kesulitan penggunaan aplikasinya. Jenis user ini terkadang
memiliki right untuk menjalankan perintah-perintah fitur-fitur istimewa pada
beberapa program tertentu. Power Users memerlukan komputer dengan spesifikasi
terbaik di bidang yang mereka geluti . Kelompok Power Users biasanya
menggunakan jenis komputer workstation atau komputer tipe lainnya yang lebih
canggih. Mereka biasanya adalah kelompok user yang memiliki kompetensi spesial
di bidangnya masing-masing. Power Users umumnya merupakan jenis pengguna
aplikasi yang memerlukan keahlian khusus dalam pengoperasiannya. Walaupun
seringkali jenis kelompok Power Users ini identik sebagai programmer di mata
orang awam, tidak semua Power Users adalah programmer. Beberapa contoh Power
Users adalah Video Editor, Graphic Designer, Audio Producer, Scientific
Researcher, Multimedia Author, Desktop Publisher, bahkan Professional Gamers.
ü Operator Server Anggota
dari group ini dapat mengelola domain controller,
mempunyai kekuasaan seperti anggota dari group Administrators seperti membuat,
mengatur dan menghapus share printer, backup file dan direktori, logon pada
komputer server dan mengakhiri server (shutdown). Group ini tidak dapat
mengatur sekuritas pada server
ü Operator Account Anggota group ini dapat membuat, menghapus atau
memodifikasi user, group global dan group lokal yang dibuatnya. Account
operators tidak dapat menghapus atau memodifikasi group Administrators, Server
Operators, Backup Operators, Print Operators dan Domain Admins.
ü Operator Printer
3.
Hak User / Grup
·
Hak basic : acces computer from network, back-up
files/directory, change system time, logon locally, manage auditing and
security, log (event viewer), restore files and directory, shutdown system,
take ownership files or other object, dll.
·
Hak advance : access service and kernel untuk kebutuhan
pengembangan system.
KEAMANAN UNTUK SYSTEM FILE
1.
NTFS :
·
Cepat dalam operasi standar file (read – write – search)
·
Terdapat system file recovery, access control dan permission.
·
Memandang obyek sebagai kumpulan atribut, termasuk
permission access.
2. Proteksi untuk integritas data
Transaction
logging : merupakan system
file yang dapat di-recovery untuk dapat mencatat semua perubahan terakhir pada
directory dan file secara otomatis.
·
Jika transaksi system berhasil NT akan melakukan pembaharuan pada file.
·
Jika transaksi gagal, NT akan
melalui :
·
Tahap analisis : mengukur kerusakan dan
menentukan lokasi cluster
yang harus diperbarui per
informasi dalam file log.
·
Tahap redo : melakukan semua tahapan
transaksi yang dicatat pada titik periksa terakhir
·
Tahap undo : mengembalikan ke kondisi
semula untuk semua transaksi yang belum selesai dikerjakan.
Sector sparing : Teknik dynamic data recovery yang hanya terdapat pada disk SCSI dengan cara memanfaatkan teknologi fault-tolerant volume untuk membuat duplikat data dari sector yang mengalami error. Metodenya adalah dengan merekalkulasi dari stripe set with parity atau dengan membaca sector dari mirror drive dan menulis data tersebut ke sektor baru.
Cluster remapping : Jika ada kegagalan dalam transaksi I/O pada disk , secara
otomatis akan mencari cluster baru yang tidak rusak, lalu menandai alamat
cluster yang mengandung bad sector tersebut.
3. Fault tolerance : Kemampuan untuk menyediakan redudansi data secara
realtime yang akan memberikan tindakan penyelamatan bila terjadi kegagalan
perangkat keras, korupsi perangkat lunak dan kemungkinan masalah lainnya.
Teknologinya disebut RAID (Redudant Arrays of
inexpensive Disk) : sebuah array disk dimana dalam sebuah media penyimpanan
terdapat informasi redudan tentang data yang disimpan di sisa media tersebut.
Kelebihan
RAID :
·
Meningkatkan kinerja I/O
·
meningkatkan reabilitas media penyimpanan
Ada 2
bentuk fault tolerance :
·
Disk mirroring (RAID 1) : meliputi penulisan data secara
simultan kedua media penyimpanan yang secara fisik terpisah.
·
Disk stripping dengan Parity (RAID 5) : data ditulis dalam
strip-strip lewat satu array disk yang didalam strip-strip tersebut terdapat
informasi parity yang dapat digunakan untuk meregenerasi data apabila salah
satu disk device dalam strip set mengalami kegagalan.
MODEL
KEAMANAN WINDOWS NT
Dibuat dari beberapa komponen yang
bekerja secara bersama-sama untuk memberikan keamanan logon dan access control
list (ACL) dalam NT :
·
LSA (Local security
Authority) : menjamin user memiliki hak untuk
mengakses system. Inti
keamanan yang menciptakan akses token, mengadministrasi kebijakan keamanan
local dan memberikan layanan otentikasi user.
·
Proses logon : menerima
permintaan logon dari user (logon interaktif dan logon remote), menanti masukan
username dan password yang benar. Dibantu oleh Netlogon service.
·
Security Account Manager (SAM) :
dikenal juga sebagai directory service database, yang memelihara database untuk
account user dan memberikan layan validasi untuk proses LSA.
·
Security Reference Monitor (SRM) :
memeriksa status izin user dalam mengakses, dan hak user untuk memanipulasi
obyek serta membuat pesan-pesan audit.
Saturday, December 12, 2015
Jawaban PKN hal.177
Jawaban
PKN Uji Kompetensi 5 Buku Kemedikbud hal.177
1.
Jelaskan
faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional
Jawab :
a. Faktor
internal, yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui
kudeta maupun intervensi dari negara lain
b. Faktor
ekternal, yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara
tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain Ketergantungan
tersebut terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi, politik,
hukum, sosial budaya, pertahanan dan keamanan
2.
Kemukakan
klasifkasi perjanjian internasional
Jawab :
a. Menurut subjeknya
1. Perjanjian
antarnegara yang dilakukan oleh banyak Negara yang merupakan subjek hukum
internasional
2. Perjanjian
antara negara dengan subjek hukum internasional lainnya
3. Perjanjian
antar-subjek hukum internasional selain negara
b. Menurut jumlah pihak yang mengadakan
perjanjian
1. Perjanjian
bilateral, artinya perjanjian antara dua negara yang mengatur kepentingan dua negara
tersebut
2. Perjanjian
multilateral, artinya perjanjian yang melibatkan banyak negara yang mengatur
kepentingan semua pihak
c. Menurut isinya
1. Segi
politis, seperti pakta pertahanan dan pakta perdamaian
2. Segi
ekonomi, seperti bantuan ekonomi dan keuangan
3. Segi
hukum, seperti status kewarganegaraan, ekstradisi dan sebagainya
4. Segi
batas wilayah, seperti laut teritorial, batas alam daratan dan sebagainya
5. Segi
kesehatan, seperti masalah karantina, penganggulangan wabah penyakit, dan
sebagainya
d. Menurut proses pembentukannya
1. Perjanjian
bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan, penandatanganan dan
ratifkasi.
2. Perjanjian
bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap, yaitu perundingan dan penandatanganan
(biasanya digunakan kata persetujuan)
e. Menurut sifat pelaksanaan perjanjian
1. Perjanjian
yang menentukan (dispositive treaties),
yaitu suatu perjanjian yang maksud dan tujuannya dianggap sudah tercapai sesuai
isi perjanjian itu
2. Perjanjian
yang dilaksanakan (executory treaties), yaitu perjanjian yang pelaksanaannya
tidak sekali, melainkan dilanjutkan secara terus-menerus selama jangka waktu perjanjian
berlaku
f. Menurut fungsinya
1. Perjanjian
yang membentuk hukum (law making
treaties), yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum
bagi masyarakat internasional secara keseluruhan atau bersifat multilateral. Perjanjian
ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga
2. Perjanjian
yang bersifat khusus (treaty
contract), yaitu perjanjian yang hanya menimbulkan
akibat-akibat hokum (hak dan kewajiban) bagi pihak-pihak yang mengadakan perjanjian
atau bersifat bilateral
3.
Jelaskan
tahap-tahap pembuatan perjanjian internasional
Jawab :
a. Perundingan (negotiation)
b. Penandatanganan (signature)
c. Pengesahan (ratifcation)
d. Pengumuman (declaration)
4.
Jelaskan
peran perwakilan diplomatik Republik Indonesia
Jawab :
a. Mewakili
negara Republik Indonesia secara keseluruhan di negara penerima atau pada suatu
organisasi internasional
b. Melindungi
kepentingan nasional dan warga negara Indonesia di negara penerima
c. Melaksanakan
pengamatan, penilaian dan pelaporan
d. Mempertahankan
kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan
melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan
keadilan social
e. Mengabdi
kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur
f. Menciptakan
persahabatan yang baik antara negara Republik Indonesia dan semua Negara melalui
guna menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik
g. Menyelenggarakan
bimbingan dan pengawasan terhadap warga negara Indonesia yang berada di wilayah
kerjanya
h. Menyelenggarakan
urusan pengamanan, penerangan, konsuler protokol, komunikasi dan persandian
i.
Melaksanakan urusan tata usaha,
kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan urusan rumah tangga perwakilan
diplomatik
5.
Deskripsikan
berbagai bentuk kerja sama dan perja dilakukan Indonesia dengan negara lain
minimal 3 !
a. Jawab
:
Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang ke-60 pada tanggal 28 September 1950. Meskipun pernah keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 Januari 1965 sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, akan tetapi pada tanggal 28 September 1966 Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB dan tetap sebagai anggota yang ke-60
Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang ke-60 pada tanggal 28 September 1950. Meskipun pernah keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 Januari 1965 sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, akan tetapi pada tanggal 28 September 1966 Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB dan tetap sebagai anggota yang ke-60
b. Memprakarsai
penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada tahun 1955 yang melahirkan
semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan
Dasasila Bandung
c. Keaktifan
Indonesia sebagai salah sau pendiri Gerakan Non-Blok (GNB) pada tahun 1961,
bahkan pada tahun 1992 dalam Konferensi Negara-negara non-Blok yang berlangsung
di Jakarta, Indonesia ditunjuk menjadi Ketua GNB. Melalui
GNB ini secara langsung Indonesia telah turut serta meredakan ketegangan perang
dingin antara blok Barat dan blok Timur
d. Terlibat
langsung dalam misi perdamaian Dewan Keamanan PBB dengan mengirimkan Pasukan
Garuda ke negara-negara yang dilanda konfik seperti Konggo, vietnam, Kamboja,
Bosnia dan sebagainya. Bahkan pada tahun
2007, Indonesia ditetapkan menjadi anggota
tidak tetap Dewan Kemanan PBB. Indonesia
menjadi salah satu pendiri ASEAN (Assosiaciation of South-East Asian Nation)
yaitu organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, bahkan
Sekretariat Jenderal ASEAN berada di Jakarta
e. Ikut
serta dalam setiap pesta olah raga internasional mulai dari SEA Games, Asian
Games, Olimpiade, dan sebagainya
f. Indonesia
aktif juga dalam beberapa organisasi internasional lainnya, hal ini dibuktikan
dengan tercatatnya Indonesia sebagai anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI),
Organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC), dan Kerja sama ekonomi Asia
Pasifk (APEC).
g. Menyelenggarakan
hubungan diplomatik dengan berbagai negara yang ditandai dengan pertukaran
perwakilan diplomatik dengan negara yang bersangkutan
Subscribe to:
Posts (Atom)

