Wednesday, December 9, 2015

MATERI SEJARAH : "SISTEM DAN STRUKTUR EKONOMI MASA DEMOKRASI PARLEMENTER"




Sistem pemerintahan
       Tahun 1950, sistem pemerintahan di Indonesia adalah Presidensial dan Parlementer
       Sistem pemerintahan Indonesia menurut UUDS 1950 adalah Parlementer
       Pada Era ini disebut Demokrasi Liberal
       Ciri demokrasi Liberal adalah sering berganti-ganti kabinet

Kabinet pada masa Demokrasi Liberal
       Kabinet Natsir
       Kabinet Sukiman
       Kabinet Wilopo
       Kabinet Ali Sastroamidjoyo I
       Kabinet Burhanudin Harahap
       Kabinet Ali Sastroamidjoyo II
       Kabinet Djuanda

KABINET NATSIR
       Ini dari partai Masyumi
       Melibatkan banyak orang
       Tidak melibatkan partai oposisi (PNI, PKI, dan Murba)
       Masalah yang terjadi : Mosi tidak percaya dari Hadikusumo (PNI) dia menuntut agar pemilihan anggota DPRD karena lebih menguntungkan Masyumi
       Jatuhnya Kabinet : karena mosi tidak percaya tersebut di setujui oleh anggota parlemen, maka kabinet ini jatuh

KABINET SUKIMAN
       Dari Partai Masyumi
       Kabinet ini melibatkan PNI
       Kabinet ini merealisasi program politik masing-masing, contohnya: anggota PNI merekrut anggota PNI, begitu juga dengan masyumi
       Masalah yang terjadi : mosi tidak percaya dari Sunarjo (PNI) tentang penandatangan Mutual Security Act (Ahmad Subardjo dan Merle Cochran) ini melanggar Politik Luar Negeri Indonesia
KABINET WILOPO
       Mendapat dukungan luas dari PSI dan PSII
       Tugasnya : menjalankan persiapan pemilu
       Masalah yang terjadi : krisis ekonomi, jatuhnya harga barang eksport, impor meningkat, pemogokan, dan peristiwa 17 Oktober 1952
       Jatuhnya kabinet : masalah Tanjung Morawa

KABINET ALI SASTROAMIDJOYO I
       Tujuan : menyelenggarakan pemilu (tidak berhasil)
       Kesuksesan : menyelenggarakan KAA April 1955
       Masalah yang muncul : masalah pimpinan TNI-AD (masih peristiwa 17 Oktober 1952)

KABINET BURHANUDIN HARAHAP
       Tugas : menyelenggarakan pemilu dan berhasil
       Kesuksesan : menyelesaikan masalah TNI-AD (diangkatnya kembali Nasution sebagai KSAD)
       Setelah pemilu justru hubungan Sukarno-Hatta renggang, dan menyebabkan Hatta mengundurkan diri menjadi Wapres
       Pergolakan politik memburuk karena sukarno mengeluarkan pernyataan bahwa di Indonesia perlu diterapkan Demokrasi Terpimpin tetapi ditentang
       Setelah pemilu, Sukarno menunjuk PNI, dan PNI menunjuk Ali dan Wilopo
       Akhirnya Sukarno menunjuk Ali sebagai perdana menteri untuk kabinet pengganti
       Ali memilih kabinet koalisi yaitu PNI, Masyumi dan NU tanpa PKI

KABINET ALI SASTROAMIDJOYO II
       Rencana 5 tahun : Irian Barat, Otonomi daerah, perbaikan buruh, dan perbaikan ekonomi
       Masalah yang terjadi :
  1. Gagal memaksa Belanda menyerahkan Irian Barat
  2. Anti Cina
  3. Sikap kritis daerah terhadap pusat
  4. Muncul gerakan separatisme di daerah-daerah
       Sukarno mengatakan Demokrasi Liberal tidak cocok diterapkan di Indonesia karena terjadi banyak masalah
       Akhirnya Sukarno menunjuk dirinya sebagai Formatur untuk membentuk kabinet ekstraparlementer dan berhasil mendirikan kabinet Karya (Djuanda sebagai PM, karena dia tidak berpartai)

KABINET DJUANDA
       Disebut zaken kabinet
       Panca karya kabinet Djuanda :
  1. Membentuk Dewan
  2. Normalisasi Keadaan Politik
  3. Melancarkan Pembatalan KMB
  4. Perjuangan Irian Barat
  5. Pembangunan
       Pada demokrasi ini, Indonesia mendapatkan deklarasi Djuanda

SISTEM KEPARTAIAN
       Parpol : kelompok terorganisir yang anggotanya mempunyai cita-cita yang sama
       Tujuan Parpol : mmeperoleh kekuasaan secara konstitusional
       Sukarno pernah membentuk PNI sebagai partai tunggal tetapi gagal
       Sampai akhirnya muncul parpol-parpol seperti Masyumi, PNI, PSI, PKI, PBI, PRJ, Parkindo, PRS, Permai, PKRI
       Karena pada masa demokrasi liberal terjadi multipartai dan sering berganti kabinet, maka Sukarno menginginkan Indonesia menganut Demokrasi Terpimpin

PEMILU 1955
       Pemilu pertama terjadi tahun 1955
       Pemilu pertama terjadi 2 tahap, yaitu :
a.       29 September 1955 memilih anggota Parlemen
b.       15 Desember 1955 memilih anggota Konstituante
       Pemilu pertama tahun 1955 merupakan tonggak demokrasi pertama di Indonesia
       Pemilu pertama terdapat 100 partai besar dan kecil untuk anggota DPR dan 82 partai besar dan kecil untuk konstituante
       Hasil pemilu pertama tahun 1955 untuk pemilihan anggota DPR:
a.       PNI 57 kursi
b.       Masyumi 57 Kursi
c.        NU 45 Kursi
d.       PKI 39 kursi
       Pemilu pertama menghasilkan anggota DPR sebanyak 250
       Hasil pemilu untuk anggota Konstituante:
a.       PNI                 119
b.       Masyumi       112
c.        NU                  91
d.       PKI                 80
       Dalam sidang Konstituante berhasil menyelesaikan rancangan UUD tetapi tidak berhasil merumuskan dasar negara
       Pada pembentukan Dasar Negara ada 3 usulan, yaitu:
a.       PNI, PKRI, Permai, Parkindo, Baperki mengusulkan Pancasila
b.       Masyumi, NU, PSII mengusulkan Dasar Negara Islam
c.        Murba, Partai Buruh mengusulkan dasar negara sosial-ekonomi
       Usulan pendukung islam (memasukkan nilai-nilai islam seperti pada piagam jakarta untuk pembukaan UUD yang baru, tetapi usulannya di tolak)
       Karena konstituante tidak bisa menyelesaikan masalah maka sukarno mengusulkan Indonesia kembali ke UUD 1945
       Konstituante mengadakan musyawarah tetapi tidak berhasil
       Nasution akhirnya melarang sementara semua kegiatan politik dan menunda semua sidang
       Alternatif sukarno bersama Dewan Nasional, MA dan pimpinan Angkatan perang menghasilkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, yang isinya:
1.       Menetapkan pembubaran Konstituante
2.       Pembentukan MPRS dan DPAS
3.       Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya kembali UUDS 1950

SISTEM EKONOMI NASIONAL
       Ekonomi Indonesia sudah teradopsi kearah ekonomi kolonial
       Oleh karena itu, perekonomian Indonesia perlu ada perubahan yang tadinya berkiblat ke kolonial menjadi ekonomi Nasional (pada Kabinet Natsir, tetapi susah pelaksanaannya)
       Akibat perekonomian kolonial, di Indonesia banyak dikuasai oleh perusahaan asing dan dikuasai Cina sebagai penggerak ekonomi
       Muncul ide dari Soemitro Djojohadikusumo agar ekonomi Indonesia menajdi Ekonomi Nasional yaitu dengan : memberikan modal terhadap pengusaha pribumi yang bermodal kecil dengan memberikan bantuan kredit ( untuk menuju kearah ekonomi nasional Indonesia membutuhkan pengusaha pribumi)
       Plan Sumitro di wujudkan dengan nama Program Benteng (mencadangkan barang-barang Impor, memberi kesempatan pedagang pribumi untuk membangun modal, menumbuhkan semangat pribumi agar siap bersaing dengang pengusaha Cina dan Asing)
       Hambatan Program benteng:
1.       Yang menerima Lisensi orang yang dekat dengan birokrat
2.       Penjualan Lisensi Impor (keturunan Cina)
3.       Perusahaan milik Cina di daftarkan dengan nama orang Indonesia (Indonesia hanya sebagai alat, yang menjalankan Cina)
       Dari hambatan tersebut muncullah Program Ali-Baba
       Gerakan Asaat (melindungi orang Indonesia dalam persaingan dengan asing dan Cina)
       Dukungan pemerintah pada program Asaat : memberikan Lisensi khusus pada pengusaha pribumi
       Dampak negatif asaat : yang tidak suka dengan Cina, merusak toko-toko milik orang Cina
       Gunting Syafrudin (memotong nilai mata uang yang nilai nominalnya diatas 2,50 menjadi setengahnya)
       Program pembangunan 5 tahun (mendorong munculnya indistri besar, munculnya perusahaan untuk kepentingan umum dan Jasa
       Nasionalisasi Perusahaan Asing (perusahaan asing dicabut dan diganti dengan perusahaan RI)
       Karena janji belanda akan mengembalikan Irian Barat tak kunjung di tepati maka RI melakukan langkah pengambilalihan, penyitaan dan penguasaan kemudia perusahaan yang diambil alih langsung di nasionalisasikan

SISTEM EKONOMI LIBERAL
       Setelah pengakuan kedaulatan, Indonesia terbebani utang (baik utang LN maupun dalam negeri)
       Permasalahan Indonesia ada 2 yaitu jangka panjang (penambahan jumlah penduduk dan kesejahteraan penduduk yang rendah), kemudian masalah jangka pendek (Inflasi dan biaya hidup)
       Tahun 1951, pendapatan pemerintah berkurang karena:
a.       Tidak ada hasil ekspor (ekspor hanya mengandalkan perkebunan dan pertanian saja)
b.       Pengeluaran semakin meningkat (situasi politik yang tidak stabil)
c.        Pemerintah tidak merancang keuangan sendiri tapi justru yang merancang adalah Belanda
d.       Tidak bisa memanfaatkan SDA
       Penanganan :
1.       Melaksanakan Indutrialisasi (pendirian pabrik besar, semen, pemintalan dan percetakan
2.       Peningkatan produksi pangan, perbaikan sarana dan prasarana
3.       Penanaman modal asing
       Finek (Finansial Ekonomi), Finek yang diajukan Indonesia ke Belanda al:
a.       Pembatalan persetujuan Finek hasil KMB
b.       Hubungan Fineki Indonesia-Belanda adalah hubungan Bilateral
c.        Hubungan Finek atas dasar UU nasional
       Usulan Finek tidak di setujui oleh Belanda, oleh karena itu Indonesian membubarkan Uni Indonesia-Belanda
       Selain Finek upaya Indonesia untuk memulihkan kondisi ekonomi yang sulit adalah dengan pembentukan biro perancang negara (merancang pembangunan jangka panjang)
       Diwijudkan dalam RPLT tetapi susah dijalankan karena di Indonesia terjadi ketegangan politik dengan cara diplomasi gagal yang akhirnya memunculkan pemberontakan yang penumpasannya membutuhkan biaya tinggi



VPN Server



VPN Server
Prinsip dan cara kerja VPN Server
adalah suatu jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public.
Dengan VPN ini kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel (terowongan). Tunneling adalah suatu cara membuat jalur privat dengan menggunakan infrastruktur pihak ketiga. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi. Cara kerja VPN adalah:
  1. VPN mendukung banyak protokol seperti PPTP, L2TP, IPSec dan SOCK. Protokol ini membantu cara kerja VPN untuk memproses otentikasi.
  2. VPN klien dapat membuat sambungan dan mengidentifikasi orang-orang yang diberi wewenangan di jaringan.
  3. Jaringan VPN juga dienkripsi akan meningkatkan fitur keamanan. hal ini juga berarti bahwa VPN biasanya tidak terlihat pada jaringan yang lebih besar.
  4. Teknologi saat ini semakn banyak mendasarkan perkembangan VPN karena mobilitas yang disediakan dan saat ini Virtual Private Network juga membuka jalan untuk koneksi WiFI dan jaringan nirkabel pribadi.
Instalasi VPN Server
Masuk sebagai root , ketik apt-get install pptp

• Konfgurasi VPN Server
1.       Edit /etc/ppp/pptp.conf dengan perintah nano /etc/ppp/pptp.conf
2.       Masukan ip dan rentang ip yang akan digunakan pada bagian paling bawah dari pptp.conf
localip 172.16.20.1
remoteip 172.16.0.210-250
3.       Edit /etc/ppp/pptpd-option dengan perintah nano /etc/ppp/pptpd-option
4.       Masukan dipaling bawah dari pptpd-option
nobsdcomp
ms-dns 172.16.20.1
noipx
mtu 1490
mru 1490
5.       Lalu masukan username dan password di /etc/ppp/chap-secrets dengan perintah nano /etc/ppp/chap-secrets
6.       Tambahkan pada chap-secret yaitu username dan passwordnya
client                   server                     secret                        ip address
user1                    *                             password                  *
7.       Setelah itu restart paket pptpdnya dengan perintah service pptpd restart

SAMBA Server



1. Samba Server

Prinsip dan cara kerja Samba Server
Samba terdiri atas dua program yang berjalan di background: SMBD dan NMBD. Secara singkat dapat disebutkan bahwa SMBD adalah file server yang akan menghasilkan proses baru untuk setiap client yang aktif sementara NMBD bertugas mengkonversi nama komputer (NetBIOS) menjadi alamat IP sekaligus juga memantau share yang ada di jaringan. Kerja SMBD sendiri diatur melalui file konfigurasi /etc/samba/smb.conf. Dengan membuat file konfigurasi yang tepat, Samba dapat dijadikan file server, print server, domain controller, dan banyak fungsi lainnya.
Dengan berkembangnya TCP/IP, maka NT 4.0 menambahkan satu feature yang disebut Windows Socket (Winsock.dll). Gunanya agar protokol NetBEUI yang tidak bisa routing, bisarun-over protokol yang bisa routing seperti TCP/IP. Para pengguna Novell Netware mungkin familiar dengan istilah “IPX encapsulated with TCP/IP”., nah seperti itulah proses NetBEUI yang run over TCP/IP. Di sini letak keunggulan Samba, karena setiap proses RPC (Remote Procedure Call) membutuhkan satu protokol transport, maka begitu kita install protokol TCP/IP di Windows, kemudian kita jadikan IP address Samba sebagai WINS (Windows Internet Name Server) dari komputer itu, maka… voala… Windows akan menganggap mesin LINUX kita sebagai Windows.
WINS itu sendiri tidak lain adalah NetBIOS Name Service (NBNS). Yang melakukan proses Name Resolution dan Browsing. Memang, WINS = NBNS, yang merupakan servis di mana NetBIOS Name di-resolve ke IP address, mirip seperti DNS (Domain Name Service) yang me-resolve IP adress ke host name.

Instalasi Samba Server
1.       atur IP address pada computer client, yaitu 192.168.5.4
2.       atur IP address server, yaitu 192.168.5.3
3.       Lakukan tes koneksi pc server dan client. Pastikan server dan client saling terhubung.
4.       Selanjutnya, instalasi samba server demgan perintah apt-get install samba
5.       Jika dalam proses instalasi anda ditanya Do you want to continue [Y/n]? ketiklah y lalu tekan enter
6.       Dalam proses instalasi kita akan diminta untuk mengisikan workgroup, isikan saja workgroup sesuai keadaan yang ada.
7.       Tunggu sampai proses instalasi selesai.

Konfgurasi Samba Server
1.       Buat sebuah direktori, missal /home/tkj/sharing, dengan cara ketik mkdir /home/tkj/sharing kemudian tekan enter.
2.       ubah mode direktori dengan cara perintah chmod –R 777 sharing dan tekan enter.
3.       Edit file smb.conf,  dengan cara nano /etc/samba/smb.conf
4.       restart samba dengan perintah /etc/init.d/samba restart

Pengujian Samba Server
1.       Buka mykomputer pada computer anda
2.       Selanjutnya ketikan IP Address server
3.       Maka akan muncul permintaan login
4.       Logiiinlah sesuai user dan password yang dibuat

sumber : http://cicih800.blogspot.co.id/2015/08/materi-samba-server.html (edit by ASa)